Cara Pembuatan Micin atau Vetsin Melalui Fermentasi

Pasti semua orang yang hobi jajan baso tau, apa itu micin atau vetsin. Kadang orang menyebutnya mecin. Ini bumbu wajib yang dituangkan ke dalam mangkuk oleh tukang mie ayam dan tukang baso.

Nah, dirumah kadang juga suami atau si kecil mungkin pernah membandingkan masakan yang Ibu buat dengan masakan yang dimakan ditempat lain. Walau sama judul atau nama makanannya tapi kadang dibilang “kok lebih enak disana,” atau “kok yang di sana lebih gurih”…

Ternyata makanan yang lebih gurih ini sudah ditambahkan micin. Vetsin, micin atay monosodium glutamate (MSG) merupakan penguat makanan yang sudah sangat populer dan banyak dipakai dalam kehidupan sehari-hari.

Pernah dilansir juga oleh liputan6, menurut DR. Idrus Jus’at, M.Sc.,Ph.D, secara alamiah asam glutamat dibuat tubuh kita sendiri untuk berbagai proses metabolisme.

Sebenarnya didalam bahan makanan seperti ikan laut, daging, ayam, telur, keju, kenari, tiram, tomat, jamur, kacang polong, anggur sudah memiliki kandungan asam glutamat sebagai protein atau asam amino non-esensial. Semua prosesnya terjadi secara alami.

Bagaimana cara pembuatan micin atau vetsin melalui cara fermentasi?

Micin atau vetsin ini sudah ada sejak tahun 1970. Berikut ini adalah ulasan singkat cara pembuatannya.

Proses Pembenihan dan Peragian

Seperti membuat tempe, membuat micin juga melewati proses peragian api bedanya saat fermentasi micin kita menggunakan bakteri.

Bakteri dikumpulkan dalam wadah dan beri temperatur 37 derajat celcius. Bakteria perlu diberi makanan didalam tube yang sudah dicuci bersih. Cara membersihkan tube dengan membersihkannya kemudian dimasukan ke oven dengan temperatur di atas 100 derajat celcius.

MAsukan tube dengan gumpalan kapas berbentuk bola dan jadikan sumpalan test tube tadi dan masukan ke dalam oven bersuhu 250 derajat celcius. Setelah kapas kecoklatan dan melayu keluarkan. Tempat untuk makanan bakteri telah selesai.

Pembuatan bahan makanan dengan menggunakan bahan berikut:

– agar-agar

– glucose

– polly pepton

– meat extract

– NaCl

– vitamin B1

Semua bahan dilarutkan dalam 1 liter air murni dan tutup dengan alumunium foil lalu kukus dengan steam bersuhu 115 derajat celcius selama kurang lebih 15 menit. Setelah itu langsung masukkan ke dalam test tube yang sudah bersih tadi.

Proses selanjutnya adalah pembiakan awal lalu proses pembuatan gula cair. Kalau sudah selesai baru amsuk ke proses fermentasi yang sesungguhnya. Hasil dari proses fermentasi dilanjutkan dengan pembuatan asam glutamat kristal.

Kalau sudah mengkristal, barulah ada bahan untuk melakukan proses akhir untuk membuat micin atau vetsin hingga benar-benar jadi. Warna akhirnya seperti yang kita ketahui, putih transparan dan berbentuk butiran kecil.

micin vetsin

Panjang sekali prosesnya, tapi butiran yang sekecil itu bisa menciptakan rasa yang kuat pada makanan. Micin atau vitsin juga banyak dipakai dalam makanan ringan kemasan. Biasanya anak-anak yang terbiasa makan micin akan ketagiahan dengan makanan dengan rasa asin dan gurih.

Efek Penggunaan Micin Pada Makanan Secara berlebihan

Efek atau dampaknya adalah bisa menghambat kecerdasan. Apa lgi untuk anak dalam masa pertumbuhan. Disarankan untuk anak dibawah usia 5 tahun untuk mengkonsumsi makanan yang bebas dari micin atau vetsin hasil fermentasi ini.

Anjuran Penggunaan Micin

Dalam satu hari maksimal kita boleh menelan 100 gram bagi anak-anak dan 120 gram bagi orang dewasa. Tubuh kita hanya mampu meluruhkan micin hanya sejumlah itu. Bila setiap hari konsumsi micin atau vetsin kita lebih dari itu maka bisa terjadi pengendapan dan menghambat kecerdasan.

Ibu, sudah tahu ya kira-kira masak apa yan aman untuk keluarga. Bukan berarti tidak boleh masak menggunakan micin atau vetsin, tapi takarannya saja yang perlu diatur. Micin juga bisa digantikan dengan protein alami dari bahan yang tadi disebutkan di atas. Paduan garam dan gula yang pas juga bisa membuat gurih pada masakan. Selamat mencoba :)

 Baca Juga:

Manfaat Minuman Saripati Ayam

Manfaat Jeruk Nipis

Manfaat Jintan atau Jinten Putih

This post has already been read 10688 times!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>