Khasiat Bunga Lawang yang Tak Banyak Diketahui Orang

Nama Bunga Lawang dalam Bahasa Tionghoa adalah ba jiao atau bat gok yang memiliki arti delapan tanduk, sesuai dengan bentuknya yang memiliki delapan kelopak. Bunga Lawang mempunyai bau khas yang kuat. Dari asalnya di Tiongkok, rempah ini mulai diperkenalkan di Eropa pada awal abad ke-17 dan sejak saat itu mulai meraih popularitas. Bunga lawang adalah jenis rempah yang kerap ditampilkan di bungkus-bungkus makanan siap saji. Atau kalau anda gemar makan kari, sesekali anda akan menemui rempah yang bentuknya seperti bunga kering keras ini di dasar mangkuk anda. Namun selain menyedapkan masakan, bunga lawang juga ternyata memiliki khasiat yang belum banyak diketahui orang.

Flu dan batuk bisa juga diredakan dengan menggunakan bunga lawang. Minyak dari bunga lawang ini memiliki sifat anti-mikroba dan anti-jamur, sehingga dapat membantu meredakan sakit batuk dan pilek. Aromanya yang kuat juga bisa menjadi  penenang alami untuk membantu mengurangi gangguan tidur dan insomnia. Selain itu sifat antiseptic yang terdapat dalam adas bunga lawang menjadikannya sebagai penyembuh alami bagi luka kecil dan lecet.

Bumbu ini juga baik untuk mengatasi gangguan pencernaan dan memiliki fungsi diuretik atau melancarkan saluran kencing. Selain itu digunakan juga untuk pengobatan tradisional di Asia, contohnya untuk sakit sendi. Bunga lawang juga sering dimanfaatkan untuk minuman tradisional seperti jamu dan campuran minum teh, diantaranya adalah minuman teh khas Thailand yang merupakan campuran teh hitam dan bubuk bunga lawang dan Wedang Pekak, minuman traditional khas Kabupaten Demak. Teh dari bunga lawang juga bisa dijadikan obat batuk. Minyaknya juga bisa mengurangi gejala mual-mual bagi ibu yang sedang mengandung. Kandungan asam shikimat (shikimic acid) dalam bunga lawang membuat rempah ini dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuat obat antiflu burung, tamiflu. Hal ini menyebabkan stoknya sempat menghilang dari pasaran dan harganya melambung pada saat dunia tengah mengantisipasi menjalarnya flu burung dan mengisukan travel warning.

This post has already been read 437 times!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>