Memperkenalkan Kegiatan Memasak di Dapur Kepada Anak

Kita bisa karena terbiasa. Ungkapan ini tentu berlaku bagi dunia memasak. Dulu kita tak bisa, tapi kini sudah hebat membuat bermacam hal karena mulanya dibiasakan. Membiasakan memasak kepada anak juga menjadi hal yang penting, terlepas anak kita laki-laki atau perempuan.

Orang yang bisa memasak sendiri akan bisa bertahan hidup dimanapun ia tinggal. Ia bisa menentukan mana makanan yang terasa enak atau tidak untuk disajikan baik untuk dirinya sendiri atau orang-orang yang dicintainya.

Agar anak terbiasa memasak dan mencintai memasak, Ibu perlu memperkenalkan kegiatan di dapur kepada anak sedini mungkin. Perkenalkan alat-alat untuk memasak mulai dari yang paling sering kita pakai seperti penggorengan, panci, sudip, tirisan. Perkenalkan juga macam-macam pisau, mulai dari pisau daging, pisau pengupas, pisau kue, pisau roti yang biasa untuk mengoles selai dan pisau lainnya. Dengan memperkalkan sejak anak masih kecil, mereka akan mulai mengerti dan terbiasa.

Tips Pertama Kali Mengajak Anak Ke Dapur

Mulailah memperkenalkan rempah dan bumbu dapur yang biasa digunakan saat memasak menu sehari-hari. Pada usia 4 tahun, anak sudah mulai bisa mengenal bawang putih, bawang merah, bawang bombai, dan beraneka cabai. Perjelas dengan memperkenalkan sambil memperlihatkan agar anak tau cabai merah, cabai hijau, cabai keriting, cabai rawit mrah dll.

memasak bersama anak

Pada usia 7 tahun anak sudah mulai bisa menghafal jahe dan jahe merah, lengkuas, sereh, cengkeh, kunyit, kencur, ketumbar, daun limau, daun kunyit, daun bawang dll.

Pada usia 8 tahun anak juga sudah bisa diperkenalkan tekstur daging. Daging sapi, daging ayam, daging kambing dan unggas. Pada usia 9 tahun anak sudah mulai dibiasakan membantu memasak. Dimualai dari hal mudah seperti mengupas sayur. Pada usia 11 tahun anak sudah dibiasakan untuk mengupas dan memotong.

Pada usia 13 tahun anak sudah bisa diajarkan untuk mengulek bumbu. Walau belum bisa mengulek hingga halus, anak bisa diperkenalkan rasanya mengulek sambil diberitahukan bumbu yang perlu dimasukkan terlebih dulu saat mengulek apa saja. Saat mengulek bumbu, dahulukan cabai dan garam, setelah hampir halus baru masukkan bawang setelah itu baru masukkan bumbu lainnya seperti jahe atau kunyit. Ajarkan untuk mengulek secara bertahap agar lbih mudah menghaluskannya. Pada dasarnya memasak bisa menjadi satu cara agar ibu dan anak semakin dekat.

 

This post has already been read 664 times!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>