Tanaman Obat Batu Ginjal: Pepaya dan Kemuning

Tanaman Obat

Sekarang ini, yang namanya penyakit tidak ada yang tahu kapan bisa datang dan penyebab penyakit itu sendiri apa. Kadang orang-orang yang memiliki pola hidup sehat dan juga rajin berolahraga juga masih didera penyakit. Seperti halnya penyakit batu ginjal, mengobati penyakit satu ini secara alami memang menjadi satu solusi yang tepat, seperti menggunakan tanaman obat batu ginjal. Selain tidak mengeluarkan biaya yang mahal dan hasil efek samping yang dikeluarkan, bahan-bahan yang bisa digunakan cukup mudah untuk ditemukan. 

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai penyakit batu ginjal, sebaiknya kita perlu mengetahui penyebab terjadinya batu ginjal terlebih dahulu. Biasanya penyakit batu ginjal ini disebabkan oleh kurangnya air putih, sering menahan buang air kecil yang terlalu lama sehingga urin menjadi pekat, terlalu banyak zat kimia di dalam urin sehingga terjadi endapan batu dalam saluran kemih dan kelebihan vitamin D atau terlalu banyak mengonsumsi kalsium tanpa diimbangi dengan air putih.

Pengobatan Batu Ginjal

Batu ginjal yang terdapat di dalam kandungan saluran kemih merupakan sebuah massa keras berbentuk seperti batu yang bisa menyebabkan nyeri, pendarahan, penyumbatan aliran kemih atau infeksi. Proses pembentukan batu ini disebut dengan urolitiasis (litiasis, renalis, nefrolitiasis). Berikut ini beberapa tanaman obat batu ginjal.

  1. Pepaya

15 lembar daun papaya. Di hari pertama, rebus 3 lembar daun pepaya yang masih segar dengan air secukupnya kemudian air rebusan tersebut diminum 1 gelas sekaligus. Di hari kedua, rebus 5 lembar daun pepaya dan minum air rebusan. Begitu juga dengan hari ketiga, rebus 7 lembar dan minum air rebusan tersebut.Perlu diingat bahwa bagi penderita hipertensi tidak boleh minum resep ini.

  1. Kemuning

Cuci bersih 30 gram daun kemuning segar lalu jus dalam 150 ml air. Saring hasil jus tersebut dan minum satu gelas sekaligus dalam sehari. Selain dua tanaman obat batu ginjal tersebut, resep paling mudah, aman dan efektif adalah dengan mengonsumsi air putih setiap hari minimal 1-2 liter atau setara dengan 10 gelas atau lebih yang tentunya disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan tubuh Anda akan cairan. Dan jangan suka menunda-nuda membuang air kecil karena hal ini hanyalah mengundang gangguan kesehatan lainnya, terutama infeksi saluran kencing atau disebut ISK.

This post has already been read 586 times!

Tags:  

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>